DOI:
https://doi.org/10.51465/jtp.v1i2.13The shepherd has a duty that must be accountable to God. The pastor is a leader who guides and guides the church so that the church experiences faith growth. In this effort the pastor needs to teach the stages of achieving it, and provide a correct understanding of faith. Thus the shepherd must play a full role in shepherding. The pastor's leadership is leadership based on the love of Christ not based on intimidation and oppression. Shepherds must be careful in applying the principles of leadership not to get caught up in the principles of secular leadership. Thus this study aims to examine the role of the pastor in the growth of the faith of young people. This research was conducted at the Indonesian Gospel Camp Long Pejeng Church, East Kutai Regency, East Kalimantan Province.
Gembala memiliki tugas yang harus dipertangungjawabkan kepada Allah. Gembala pemimpin yang membimbing dan menuntun jemaat agar jemaat mengalami pertumbuhan iman. Dalam upaya tersebut gembala perlu mengajarakan tahap-tahap mencapainya, dan memberi pemahaman yang benar tentang iman. Sehingga gembala sidang harus bermain penuh dalam penggembalaan. Kepemimpinan gembala merupkan kemimpinan yang berdasar atas kasih Kristus bukan berdasarkan pada pengintimidasian dan penindasan. Gembala harus berhati-hati dalam menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan jangan sampai terjebak dalam prinsip-prinsip kepemimpinan sekuler. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk menguji sidang gembala sidang dalam pertumbuhan iman muda. Penelitian ini dilaksanakan di Gereja Kemah Injil Indonesia Long Pejeng, Kabupaten Kutai Timur.
Basuki, Y. E. (2014). Pertumbuhan Iman Yang Sempurna: Menumbuhkan Iman Sesuai Kehendak Allah. Garudhawaca Online Books.
Bobgan, Bobgan, M., Tan, D., & Lie, G. (1985). Membimbing berdasarkan firman Allah. Yayasan Kalam Hidup.
Gidion, G. (2018). Efektifitas Kepemimpinan Yang Memberdayakan Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Gereja Di Gereja Jemaat Kristen Indonesia Maranatha Ungaran. Shift Key : Jurnal Teologi dan Pelayanan, 8(1), 36–37. https://doi.org/10.37465/shiftkey.v8i1.14
Hutahayan, B. (2019). Peran Kepemimpinan Spiritual Dan Media Sosial Pada Rohani Pemuda. Deepublish.
Ipaq, E. W. (2014). Pemahaman Terhadap Pemimpin Gembala Pemimpin Gembala Dalam Pengertian Dogma Alkitabiah : Jurnal Jaffray, 15–17.
Kosta, Y., & Djadi, J. (2011). Peranan Gembala Sebagai Pemimpin Dalam Perspektif I Petrus 5:1-4 Dan Relevansinya Pada Masa Kini. Jurnal Jaffray, 9(2), 172. https://doi.org/10.25278/jj71.v9i2.100
Santo, J. C., & Simanjuntak, D. T. (2019). Pengaruh Keteladanan Hidup Gembala Sidang terhadap Pertumbuhan Gereja. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 2(1), 28–41.
Tafonao, T. (2018). Peran Gembala Sidang Dalam Mengajar Dan Memotivasi Untuk Melayani Terhadap Pertumbuhan Rohani Pemuda. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 2(1), 36–49. https://doi.org/10.46445/ejti.v2i1.85
Takaliuang, M. P. (2012). Faktor-faktor Penghambat dan Penunjang Pertumbuhan Gereja. 27.
Telaumbanua, A. (2019). Peran Gembala Sidang Sebagai Pendidik Dalam Pertumbuhan Rohani Jemaat. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 2(2), 362–387. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i2.45
Usat, Y. (2019). Kepemimpinan Blusukan : Model Kepemimpinan Kristen Yang Membumi. 1, 93–100.
Widiyanto, M. A. (2014). Statistika Untuk Penelitian Bidang Teologi, PAK dan Pelayanan Gerejawi. Yayasan Kalam Hidup.
Widiyanto, M. A. (2020). Pengaruh Pelayanan Kunjungan Pastoral Terhadap Pertumbuhan Rohani Jemaat. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Gereja, 4(1), 39–46.






